Terasmatubu.com – Dua orang pengungsi letusan Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara meninggal dunia. Dua pengungsi tersebut adalah Ursia Dimayu (79) dan Yemima Lahi (82).
Ursia yang merupakan warga Desa Goin, Kecamatan Ibu Utara meninggal pada Rabu (22/5/2024).
Dandim 1501/Ternate Letkol Adietya mengungkapkan, Ursia meninggal lantaran mengalami anemia berat dan hematemesis.
“Beliau memang sudah sakit lalu dibawa ke tempat pengungsian,” kata Adietya, seperti dikutip dari Tribun Ternate.
Ursia sempat dibawa ke RSUD Jailolo untuk mendapatkan perawatan namun dia meninggal dunia.
“Jenazah sudah dibawa ke Desa Goin dan dilakukan pemakaman,” katanya.
Pengungsi lainnya yang meninggal ialah Yemima Lahi yang merupakan warga Desa Sangaji Nyeku, Kecamatan Tobaru, Halmahera Barat.
Dokter Puskesmas Ibu Dr. Panji mengungkapkan, Yemima Lahi meninggal pada Jumat (24/5/2024).
“Meninggal di Puskesmas Ibu pada pukul 21.50 WIT, diagnosis meninggal karena Gerd,” kata Panji.
Ribuan pengungsi Untuk diketahui, per Sabtu (25/5/2024) jumlah pengungsi Gunung Ibu di Halmahera Barat Maluku Utara mencapai 1.723 orang.
Ribuan pengungsi itu tersebar di lima titik lokasi posko pengungsian. Warga mengungsi setelah status Gunung Ibu menjadi Level IV (Awas).
Warga pun diminta untuk tidak beraktivitas di radius empat kilometer dan perluasan sektoral tujuh kilometer dari bukaan kawah.
Sumber : Kompa.com










