Foto: Safrudin Nasir (Tokoh Makanya Tikep)
TIKEP – Tokoh Makayoa Kota Tidore Kepulauan (Tikep) menyayangkan pernyataan sikap Iskandar Halil, yang menggiring Makayoa Tikep mendukung Calon Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan (Tikep) periode 2024-2029, Samsul Rizal-Adam Dano Djafar (SAM-ADA).
Sikap tersebut mendapat kecaman dari salah satu tokoh Makayoa Kota Tidore Kepulauan, Safrudin Nasir.
Safrudin menegaskan agar Iskandar Halil jangan membawa-bawa nama komunitas Makayoa Tikep untuk digiring ke wilayah politik untuk mendukung salah satu Paslon pada Pilkada Kota Tidore Kepulauan. “Silahkan mendukung secara pribadi, tapi kami tegaskan jangan bawa-bawa nama lembaga yang menaungi komunitas Makayoa,” tegas Safrudin.
“Karena kami orang Makayoa Tikep tidak merasa diwakili oleh Iskandar Halil,” pungkasnya.
Safrudin juga menegaskan komunitas Makayoa di Kota Tidore Kepulauan tidak sepakat dan mengecam sikap Iskandar Halil yang mengatasnamakan Makayoa Tikep mendukung salah satu Paslon. “Dukungan Iskandar Halil itu sikap pribadi saja, karena kami orang Makayoa Tikep tidak merasa seperti apa yang disampaikan Iskandar Halil,” pungkas Safrudin.
“Saya tegaskan, jangan bawa-bawa nama Makayoa, kalau pribadi silahkan. Karena kami orang Makayoa di Tikep termasuk di wilayah Oba tidak merasa Iskandar sebagai tokoh Makayoa di Tikep,” ujarnya.
Setiap momen, Iskandar dinilai selalu membawa-bawa Makayoa untuk kepentingan pribadi saja. “Sekali lagi kami ingatkan Iskandar jangan bawa-bawa nama Makayoa Tikep untuk mendukung Paslon tertentu,” pintanya.
Makayoa Tikep itu mewadahi seluruh masyarakat Makean Kayoa yang didalamnya berbagai macam profesi baik petani, nelayan, TNI Polri bahkan ASN. “Jadi jangan mencoba menggiring isu yang tidak jelas hanya untuk kepentingan sesaat,” bebernya.
“Untuk itu atas nama keluarga besar Makayoa Tikep meminta Iskandar Halil segera undur diri dari jabatannya sebagai Ketua Makayoa Tikep, karena sudah menciderai nilai demokrasi orang Makayoa di Kota Tidore Kepulauan,” ujarnya. (red)










