TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H sekaligus pengukuhan Pengurus Ranting Alkhairaat Mareku masa khidmat 2025-2028. Acara yang diinisiasi oleh Majelis Ta’lim Jam’ul Fawaid ini berlangsung khidmat di Kelurahan Mareku, Rabu (21/1/2026) malam.
Dalam sambutannya, Muhammad Sinen memberikan apresiasi khusus terhadap antusiasme masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan. Ia menyebutkan bahwa sejak dirinya menjabat sebagai Anggota DPRD hingga kini menjadi Wali Kota, kegiatan syiar Islam di Tidore tidak pernah pudar, terutama berkat peran aktif kaum perempuan.
”Saya melihat kegiatan keagamaan seperti Isra Mi’raj dan Maulid Nabi di Tidore hampir tidak pernah ditinggalkan masyarakat. Luar biasanya, penggerak utama kegiatan mulia ini sebagian besar adalah ibu-ibu,” ujar Muhammad Sinen.
Selain memberikan sambutan, Wali Kota juga secara resmi mengukuhkan Mujahiddin Husen sebagai Ketua Ranting Alkhairaat Mareku. Beliau berpesan agar pengurus yang baru dilantik mampu membangkitkan semangat warga dalam merawat dan membesarkan Yayasan Alkhairaat di Kota Tidore Kepulauan.
”Selamat kepada pengurus yang dikukuhkan. Saya berharap Majelis Ta’lim Jam’ul Fawaid terus konsisten melaksanakan kegiatan bermanfaat. Mohon doanya agar Pemerintah Kota Tidore Kepulauan selalu dalam lindungan Allah SWT dan terus berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua Ranting Alkhairaat Mareku, Mujahiddin Husen, menyampaikan apresiasi atas perhatian nyata pemerintah daerah. Ia mengungkapkan bahwa Pemkot Tidore telah membantu rehabilitasi lima ruang guru, pembangunan gedung baru Madrasah Diniyah Alkhairaat Mareku, serta pengadaan 75 set meja dan kursi belajar.
”Bantuan infrastruktur ini membuat madrasah kami jauh lebih layak sehingga siswa dapat belajar dengan nyaman. Namun, untuk pengembangan ke depan, kami tetap mengharapkan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah, Komwil Alkhairaat Malut, dan seluruh elemen masyarakat Mareku,” pungkas Mujahiddin.










