HALBAR- Gunung Api Ibu di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, kembali erupsi pada kamis malam pukul 23.15 WIT, dengan melontarkan abu vulkanik setinggi 5.000 meter dari puncak kawah gunung, atau 6.325 meter diatas permukaan laut.
Erupsi ini terpantau dari video Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau pos pemantau gunung ibu merekam kolom abu berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut.
Selain merekam kolom abu berwarna kelabu, sesmogram juga merekam amplitudo maksimum 28 mili meter dengan durasi 2 menit 6 detik.
Kepala Pusat Vulkanologi dan metigasi Bencana Geologi Gunung Api Ibu, Axl Roeroe mengatakan erupsi kali juga disertakan dengan lontaran lava pijar dengan jarak 3 kilo meter dari kawah Gunung Ibu, serta mengeluarkan petir, suara dentuman dan gemuruh.
“Selain melontarkan abu vulkanik setinggi 5.000 meter, Erupsi ini juga melontarkan lava pijar setinggi 3 Kolo Meter diatas permukaan puncak gunung serta mnimbulkan petir dan suara gemuruh,” Ungkap Kepala Pos
Dengan masih terjadinya erupsi terus menerus, PVMBG mengeluarkan rekomendasi agar
1. Masyarakat di sekitar Gunung api Ibu dan pengunjung wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 kilo meter dan perluasan sektoral berjarak 7 kilo meter ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
2. Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).
3. Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
4. Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan G. Ibu di Gam Ici untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Ibu.
5. Masyarakat, instansi pemerintah, maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan aktivitas maupun rekomendasi Gunung Ibu melalui aplikasi android Magma Indonesia, website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id), dan media sosial PVMBG (facebook, twitter, dan instagram). (Red)










