TIDORE — Sebagai ikhtiar spiritual menghadapi musim kemarau panjang dan kekeringan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan menggelar Shalat Istisqa berjamaah untuk memohon turunnya hujan. Kegiatan ini berlangsung khidmat di halaman Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan pada Senin pagi (7/9/2026).
Pelaksanaan shalat berjamaah ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman, Sekretaris Daerah bersama Ketua DWP Kota Tidore Kepulauan, para Asisten, Staf Ahli Wali Kota, Pimpinan OPD, Camat, Lurah, ASN, non-ASN, hingga Imam Syara se-Kecamatan Tidore.
Prosesi diawali dengan lantunan zikir bersama. Bertindak sebagai imam shalat yakni H. Humaidi M. Saleh (Imam Masjid Nurul Yaqin Kelurahan Gurabati), sedangkan khatib dipimpin oleh Ustadz La Rudi (Pimpinan Pondok Pesantren Ali Bin Abi Thalib Kelurahan Dowora).
Dalam khotbahnya, Ustadz La Rudi menyampaikan bahwa Allah SWT berjanji mencurahkan keberkahan dari langit dan bumi bagi hamba-Nya yang beriman dan bertakwa. Keberkahan dari langit berwujud turunnya hujan, sedangkan keberkahan bumi hadir melalui suburnya tumbuh-tumbuhan.
“Shalat Istisqa adalah ibadah untuk memohon hujan agar diturunkan kepada suatu negeri atau masyarakat tertentu. Hukumnya sunah muakkad dan sangat dianjurkan bagi kaum muslimin saat menghadapi musibah kemarau seperti sekarang,” ujarnya.
Ia juga mengisahkan riwayat di zaman Rasulullah SAW, ketika seorang sahabat datang mengadukan kemarau berkepanjangan. Nabi Muhammad SAW lantas mengajak umat untuk berdoa dan memohon pertolongan Allah SWT melalui Shalat Istisqa.
Rangkaian ibadah diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz La Rudi. Seluruh jamaah memperbanyak istigfar, bertaubat, serta menengadahkan tangan menghadap kiblat guna memohon hujan yang membawa keberkahan dan dijauhkan dari bencana.(red)










Copyright © 2024 Famili Setia Media - Published by