TIDORE- Pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat setiap hari Jumat di Kota Tidore Kepulauan mendapat respons positif dari masyarakat. Dukungan tersebut datang langsung dari para pedagang, sopir angkutan umum di Pasar Sarimalaha dan Pasar Gosalaha, hingga pengelola toko sembako dan ritel modern.
Pesan dukungan ini terungkap saat sosialisasi dan monitoring pelaksanaan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 24 Tahun 2026 yang dipimpin oleh para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, serta tim gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait pada Jumat (11/9/2026).
Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Taher Husain, menyampaikan bahwa secara umum masyarakat menyambut baik kebijakan ini. Namun, sosialisasi lapangan perlu terus dioptimalkan.
“Alhamdulillah, monitoring hari pertama ini berjalan baik. Ada beberapa hal teknis yang perlu ditertibkan, seperti pedagang dari Jailolo yang tiba lebih awal pada hari Jumat. Barang dagangan mereka disepakati baru dibuka setelah salat Jumat,” ujar Taher.
Senada dengan hal tersebut, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Rudy Ipaenin, mengimbau pimpinan OPD yang ditugaskan untuk memperkuat koordinasi dan sosialisasi di lapangan agar implementasi Perwali Nomor 24 Tahun 2026 berjalan lancar.
“Kami berharap seluruh OPD terkait terus aktif berkoordinasi dan mengedukasi masyarakat. Dengan sosialisasi yang konsisten, penerapan pembatasan aktivitas pemerintahan dan masyarakat pada hari Jumat ini dapat berjalan efektif,” tutur Rudy.
Dukungan serupa disampaikan oleh Ketua Organda Kota Tidore Kepulauan, Husain Anang. Ia menegaskan kesiapan organisasinya dalam mendukung visi Tidore sebagai Kota Santri.
“Kebijakan ini sangat baik dan perlu kita dukung bersama. Organda siap mengimbau seluruh anggota sopir untuk mematuhi aturan ini, termasuk berinisiatif mengenakan pakaian rapi seperti baju koko pada hari Jumat,” jelas Husain.
Husain optimistis kebijakan ini akan berjalan tertib sesuai ketentuan. Ia juga mengajak masyarakat Kota Tidore Kepulauan untuk bersama-sama menjaga dan menjunjung tinggi nilai-nilai religius daerah.










Copyright © 2024 Famili Setia Media - Published by