TIDORE – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Ruang Rapat Walikota, Selasa (3/2/2026). Rapat ini bertujuan menyusun langkah konkret guna memastikan kesiapan daerah, mulai dari stabilitas harga pangan hingga faktor keamanan.
Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, dan dihadiri oleh Plt. Wakapolresta Tidore AKBP Muhammad Jufri Dukomalamo, Pasi Intel Kodim 1505/Tidore Letda Inf Iskandar Alting, perwakilan BPS Tidore, serta jajaran OPD terkait.
Dalam arahannya, Sekda Ismail Dukomalamo menekankan tiga poin utama: keamanan, ketersediaan stok pangan, dan stabilitas harga.
“Kami berharap Kota Tidore Kepulauan tetap aman dan kondusif selama Ramadan. Hal ini penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman,” ujar Ismail.
Pada kesempatan yang sama, Plt. Wakapolresta Tidore AKBP Muhammad Jufri Dukomalamo mengungkapkan bahwa kepolisian akan menggelar Operasi Keselamatan Kie Raha 2026 mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini dirancang untuk menciptakan kondisi yang aman menjelang Idul Fitri.
Terkait ketertiban masyarakat, Jufri menegaskan tidak akan ada izin hiburan atau keramaian yang diberikan selama bulan suci. “Kami mengimbau masyarakat untuk bersinergi menjaga keamanan bersama. Tidak ada izin keramaian selama Ramadan demi kekhusyukan ibadah,” tegasnya.
Dukungan serupa datang dari TNI. Pasi Intel Kodim 1505/Tidore, Letda Inf Iskandar Alting, menyatakan kesiapan personelnya untuk mendukung penuh langkah pemerintah daerah dan kepolisian.
Menindaklanjuti koordinasi tersebut, rombongan langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Gosalaha. Sidak ini bertujuan memantau langsung ketersediaan bahan pokok dan mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang bulan puasa.
”Sidak ini untuk memastikan stok aman dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat,” tutup Ismail di sela-sela peninjauan pasar.










