TIDORE – Sebanyak 18 Kepala Sekolah dan Guru TK/SD se-Pulau Tidore resmi memasuki masa purna bakti. Dalam suasana penuh khidmat, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menyampaikan apresiasi mendalam atas loyalitas dan dedikasi para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut dalam membangun dunia pendidikan di Kota Tidore Kepulauan.
Apresiasi ini disampaikan Wali Kota saat menghadiri acara Pelepasan Purna Bakti Kepala Sekolah dan Guru TK/SD se-Pulau Tidore di Aula Kie Matubu, LPMP (sebelumnya tertulis MBMP) Maluku Utara, Rabu (11/2/2026).
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Tidore, Ketua dan Wakil Ketua I TP PKK, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua DWP, serta jajaran Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.
“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengapresiasi dan mengucapkan selamat memasuki masa purna bakti kepada para kepala sekolah dan guru periode 2025-2026. Terima kasih atas ketulusan dan peran penting Bapak/Ibu dalam perjalanan panjang mencerdaskan anak bangsa di daerah ini,” ujar Muhammad Sinen dalam sambutannya.
Wali Kota menekankan bahwa masa purna bakti bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari babak baru kehidupan. Menurutnya, pengalaman dan keteladanan para pensiunan guru akan terus menjadi inspirasi bagi lingkungan keluarga maupun masyarakat luas.
“Kami senantiasa mendoakan agar Bapak/Ibu selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menjalani masa pensiun bersama keluarga. Semoga segala jasa dan pengabdian yang telah diberikan menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kabir Mahmud melaporkan bahwa tenaga pendidik yang memasuki masa purna bakti periode 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026 ini berjumlah 18 orang.
Rinciannya terdiri dari, 1 orang Kepala Sekolah SD, 3 orang Kepala Sekolah TK, 11 orang Guru SD, 1 orang Guru PAI dan 2 orang Guru PJOK. (Red)










