TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, menghadiri Peringatan Haul ke-III KH. Muhammad Habib Bin Abu Na’im di Masjid Agung Nurul Bahar, Kelurahan Tomalou, Sabtu (7/2/2026) malam.
Turut hadir mendampingi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, jajaran Asisten Sekda, pimpinan OPD, anggota DPRD, serta para tokoh agama dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Muhammad Sinen menegaskan bahwa peringatan haul bukan sekadar seremoni, melainkan sarana refleksi untuk mengenang jasa para ulama. Ia mengutip pesan Proklamator RI tentang “Jas Merah” (Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah) sebagai pengingat agar masyarakat tidak melupakan sejarah perjuangan orang-orang saleh.
”Momentum Haul ke-III KH. Muhammad Habib ini menjadi media silaturahmi sekaligus mengenang jasa beliau sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Darul Mukhlasin. Beliau telah berkontribusi besar mencerdaskan santri, baik dalam ilmu pengetahuan maupun agama, demi melahirkan generasi yang berakhlakul karimah,” ujar Muhammad Sinen.
Wali Kota juga menyoroti tantangan globalisasi yang kian masif. Ia berpesan agar masyarakat bijak menyaring budaya luar dengan tetap berpegang teguh pada pondasi keimanan. Ia meyakini, sinergi antara pemerintah dan tokoh agama adalah modal utama dalam membangun Tidore Kepulauan yang lebih baik.
Sementara itu, Ketua Panitia, Ustad Basri, menjelaskan bahwa rangkaian peringatan haul tahun ini berlangsung selama tiga hari. Kegiatan dimulai dengan ziarah kubur, khatam hafalan 30 juz oleh istri almarhum, hingga acara puncak pada malam tersebut.
”Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan atas kehadiran dan dukungan penuhnya dalam menyukseskan kegiatan ini,” ungkap Ustad Basri.
Acara puncak haul ini ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Al Habib Zaky bin Abdurrahman Alaydrus, yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh jemaah yang hadir.










