Selasa, 3 Maret 2026
Gamalama Citra Media
Advertisement Banner
  • Hukum
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Pemerintah
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Hukum
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Pemerintah
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Pemerintah

Target 15 Juta Kendaraan Listrik pada 2030, Ini Strategi Pemerintah

Teras Matubu oleh Teras Matubu
30 Agustus 2024
di Pemerintah
0
Gaduh UKT Mahal, Pemerintah Diharap Alokasikan Anggaran Tambahan
0
Dilihat
Bagikan ke FacebookBagikan ke Whatsapp
Terasmatubu.com – Pemerintah Indonesia menargetkan 2 juta unit mobil listrik dan 13 juta unit kendaraan listrik roda dua mengaspal pada tahun 2030.
Dari target tersebut, diharapkan terjadi penghematan energi sebesar 29,79 Million Barrel Oil Equivalent (MBOE) dan reduksi emisi gas buang sebanyak 7,23 juta CO2.
Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana, Pemerintah Indonesia telah menetapkan target yang ambisius untuk penerapan kendaraan listrik, yang bertujuan untuk memiliki 2 juta unit mobil listrik dan 13 juta unit kendaraan listrik roda dua di jalan pada tahun 2030.
Hal ini ia sampaikan dalam diskusi panel High-Level Closed-Door Ministerial Discussion, sebagai rangkaian kegiatan IEA’s 9th Global Conference On Energy Efficiency (GCEE) di Nairobi, Kenya, Rabu (22/5/2024) waktu setempat.
Lebih lanjut, kata dia, sektor transportasi dinilai merupakan salah satu penyumbang emisi gas rumah kaca (GRK) terbesar.
Untuk itu, upaya dekarbonisasi di sektor transportasi melalui elektrifikasi sangat penting, untuk mengurangi bahan bakar fosil. Total 11 juta kendaraan yang mengaspal di Indonesia telah menghasilkan lebih dari 35 juta ton emisi CO2, sedangkan truk mengeluarkan lebih dari 50 juta ton.
“Dalam hal ini, sistem transportasi yang berkelanjutan dan bersih sangat penting untuk memitigasi dampak lingkungan yang signifikan dari sektor transportasi,” ujar Dadan.
Strategi pemerintah Saat ini, Dadan mengakui masih ada kesenjangan harga yang tinggi antara kendaraan listrik dengan kendaraan konvensional.
Oleh karena itu, pemerintah memberikan insentif pajak dan subsidi untuk mobil listrik, mobil hibrida, dan sepeda motor listrik. “Indonesia menyiapkan dana USD 455 juta untuk mensubsidi penjualan sepeda motor listrik.
Subsidi tersebut mencakup penjualan 800.000 sepeda motor listrik baru dan konversi 200.000 sepeda motor bermesin pembakaran,” ujarnya.
Lebih lanjut, untuk mendukung terbentuk ekositem kendaraan listrik, pemerintah terus memperbanyak pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU).
Per April 2024, jumlah total stasiun pengisian daya yang tersedia sudah mencapai 1.566 unit, sementara unit baterai swap sebanyak 1.772 unit. Pemerintah menargetkan akan menambah 48.118 unit stasiun pengisian daya dan 196.179 unit stasiun swap pada tahun 2030 nanti.
Ketersediaan pengisi daya di rumah, kata dia, juga sama pentingnya untuk menciptakan infrastruktur pengisian daya yang komprehensif.
Untuk memfasilitasi pengisian daya di rumah, PT PLN menawarkan insentif seperti harga khusus untuk peningkatan sistem kelistrikan dan potongan tarif untuk pengisian daya semalaman.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Percepatan Pengembangan Industri Sektor ESDM, Agus Tjahjana mengatakan bahwa Indonesia tengah serius dalam upaya mengembangkan rantai pasok ekosistem baterai kendaraan listrik.
Hal ini dilakukan mulai dari hulu hingga ke hilir, mengingat Indonesia dianugerahi potensi nikel cukup besar dalam mendukung pengembangan industri ekosistem kendaraan listrik.
“Saat ini, pengolahan bijih nikel menjadi nikel dan kobalt sulfat sudah ada. Proyek-proyek berikutnya yang perlu dilaksanakan dan dipromosikan adalah pembuatan prekursor baterai, katoda, sel baterai, dan baterai, mengingat industri pengisian daya listrik dan daur ulang baterai juga sudah ada,” paparnya, dikutip dari laman resmi, Minggu (26/5/2024).
Namun, Agus mengutarakan bahwa untuk mencapai keberhasilan, butuh kolaborasi dari seluruh pihak, termasuk pemerintah, swasta, akademisi, masyarakat, hingga mitra internasional.

“Target transisi energi sangat menantang dan ambisius karena membutuhkan teknologi rendah karbon yang inovatif, industri pendukung, pendanaan yang masif, serta komitmen dan kolaborasi yang kuat dari semua pihak,” pungkasnya.

Sumber : Kompas.com

Advertisement Banner
Berita Sebelumnya

Sindir Kementerian yang Punya 5.000 Aplikasi, Jokowi: Ruwet, Perlu Kita Setop

Berita Berikutnya

Pemerintah Temukan SPBE Kurang Isi Tabung Elpiji 3 Kg, Ini Tanggapan Pertamina

Teras Matubu

Teras Matubu

TerkaitPostingan

Walikota Muhammad Sinen Berharap Perekrutan Siswa Sekolah Rakyat di Tidore Betul Betul Selektif
Berita

Walikota Muhammad Sinen Berharap Perekrutan Siswa Sekolah Rakyat di Tidore Betul Betul Selektif

26 September 2025
10 ASN di Empat OPD Pemkot Tidore Positif Narkoba Setelah Tes Urine oleh BNNK
Berita

10 ASN di Empat OPD Pemkot Tidore Positif Narkoba Setelah Tes Urine oleh BNNK

22 September 2025
Walikota Tidore Kepulauan Ikut Upacara Peringatan Hari Otda ke 29 Tahun 2025
Berita

Walikota Tidore Kepulauan Ikut Upacara Peringatan Hari Otda ke 29 Tahun 2025

25 April 2025
Muat lebih banyak
Berita Berikutnya
Gaduh UKT Mahal, Pemerintah Diharap Alokasikan Anggaran Tambahan

Pemerintah Temukan SPBE Kurang Isi Tabung Elpiji 3 Kg, Ini Tanggapan Pertamina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Rekomendasi Berita

Dua Anak Perusahaan Harita Nickel Raih Penghargaan Bea Cukai Award 2024

Dua Anak Perusahaan Harita Nickel Raih Penghargaan Bea Cukai Award 2024

1 tahun yang lalu
Basam Kasuba Resmi Berpasangan Dengan Helmi Umar Muksin di Pilkada Halsel, Darmin Hi Hasim Tereliminasi

Basam Kasuba Resmi Berpasangan Dengan Helmi Umar Muksin di Pilkada Halsel, Darmin Hi Hasim Tereliminasi

2 tahun yang lalu

Jangan Lewatkan

Urat Nadi Baru di Pulau Obi, Jembatan Akelamo Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Urat Nadi Baru di Pulau Obi, Jembatan Akelamo Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

28 Februari 2026
Pastikan Stok Aman Hingga Lebaran, Pemkot Tidore Siapkan 70 Kontainer Tol Laut

Pastikan Stok Aman Hingga Lebaran, Pemkot Tidore Siapkan 70 Kontainer Tol Laut

28 Februari 2026
Ditintelkam Polda Malut dan Mahasiswa dalam Agenda Bukber dan Berbagi Sembako

Ditintelkam Polda Malut dan Mahasiswa dalam Agenda Bukber dan Berbagi Sembako

28 Februari 2026
Polresta Tidore dan Stakeholder Maritim Siapkan Strategi Cegah Kecelakaan Laut 2026

Polresta Tidore dan Stakeholder Maritim Siapkan Strategi Cegah Kecelakaan Laut 2026

26 Februari 2026

Famili Setia Media menyajikan informasi akurat, terbaru, dan objektif. Berkomitmen pada kualitas jurnalistik, media kami menjadi sumber berita utama bagi masyarakat Maluku.

Ikuti kami di :

Berita Terbaru

Urat Nadi Baru di Pulau Obi, Jembatan Akelamo Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Urat Nadi Baru di Pulau Obi, Jembatan Akelamo Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

28 Februari 2026
Pastikan Stok Aman Hingga Lebaran, Pemkot Tidore Siapkan 70 Kontainer Tol Laut

Pastikan Stok Aman Hingga Lebaran, Pemkot Tidore Siapkan 70 Kontainer Tol Laut

28 Februari 2026

Kategori Berita

  • Berita (309)
  • Bisnis (3)
  • Budaya (13)
  • Daerah (651)
  • DPRD (7)
  • Ekonomi (2)
  • Halsel (45)
  • Halteng (11)
  • Hukum (24)
  • Iklan (1)
  • Kriminal (5)
  • Nasional (42)
  • Olahraga (8)
  • Pemerintah (34)
  • Pendidikan (14)
  • Peristiwa (8)
  • Politik (91)
  • Polri (2)
  • Semua Berita (15)
  • Sula (5)
  • Taliabu (3)
  • Teknologi (5)
  • Ternate (27)
  • Tikep (518)
  • TNI (8)
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Terkini, Akurat & Terpercaya

Copyright © 2024 Famili Setia Media - Published by Enika

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Hukum
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Pemerintah

Copyright © 2024 Famili Setia Media - Published by Enika