TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) berhasil meraih penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara. Penghargaan ini diberikan atas capaian persentase tindak lanjut rekomendasi BPK tertinggi di Maluku Utara, yakni mencapai 77,73 persen.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, pada penutupan kegiatan Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK dan Pemantauan Atas Penyelesaian Kerugian Daerah Se-Provinsi Maluku Utara Semester I Tahun 2026. Penghargaan diserahkan oleh Plt Kepala Perwakilan BPK Provinsi Maluku Utara, Bhuono Agung Nugroho, di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Malut, Kota Ternate, Kamis (9/7/2026).
Pada kesempatan itu, Sekda Tikep Ismail Dukomalamo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi serta evaluasi yang diberikan BPK, sehingga Pemerintah Kota Tidore berhasil meraih peringkat tertinggi.
”Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Perwakilan BPK RI beserta seluruh jajaran Tim Pemantauan Tindak Lanjut atas dedikasi, bimbingan, dan evaluasi selama kegiatan berlangsung. Kami menyadari masih terdapat kekurangan dalam menyelesaikan tindak lanjut, baik yang bersifat administratif maupun kerugian daerah,” ujar Ismail.
Ismail menambahkan, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh Inspektorat di Maluku Utara sebagai mitra BPK di daerah untuk terus berpacu menyelesaikan rekomendasi. Ia berharap BPK RI Perwakilan Malut tidak bosan memberikan bimbingan dan motivasi.
”Kami berharap setelah kegiatan ini, progres capaian tindak lanjut untuk seluruh kabupaten/kota se-Maluku Utara meningkat signifikan. Khusus Kota Tidore Kepulauan, kami menargetkan minimal mendekati angka 90 persen, dari hasil saat ini sebesar 77,73 persen yang diumumkan pada penyerahan LKPD 2025,” ungkapnya.
Target maksimal tersebut digaungkan karena tindak lanjut rekomendasi BPK merupakan salah satu tolok ukur kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan.
Lebih lanjut, Ismail juga mengapresiasi seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bekerja sama dengan baik hingga prestasi ini bisa diraih.
”Mari kita terus bekerja sama dan berkolaborasi untuk memberikan yang terbaik bagi daerah ini. Jaga kekompakan agar prestasi ini bisa kita pertahankan, bahkan ditingkatkan,” ajaknya.
Sebagai informasi, dalam daftar capaian tindak lanjut rekomendasi BPK se-Maluku Utara, Pemerintah Kota Tidore menempati peringkat pertama (77,73 persen). Peringkat kedua diraih oleh Kabupaten Halmahera Utara (72,10 persen), dan peringkat ketiga ditempati Kabupaten Kepulauan Sula (71,12 persen).










