TIDORE – Porto FC dari Kelurahan Toloa berhasil mencetak sejarah baru setelah keluar sebagai sang juara dalam ajang The Infinity League Gurabati Open Tournament (GOT) ke-28 Tahun 2026. Kepastian ini diraih setelah mereka menumbangkan Rajawali Simau dari Kabupaten Halmahera Utara dengan skor tipis 2-1 pada partai final yang berlangsung di Stadion Kelurahan Gurabati, Rabu (15/7/2026) sore.
Saat menutup turnamen secara resmi, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada panitia penyelenggara atas kerja keras mereka sehingga kompetisi berjalan sukses. Ia juga memuji seluruh tim, terutama peserta dari luar daerah, yang telah berpartisipasi aktif.
”Kehadiran para peserta dari Kabupaten Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, dan Kota Ternate membuktikan bahwa sepak bola bukan sekadar pertandingan mencari kemenangan. Lebih dari itu, ajang ini menjadi wadah mempererat tali persaudaraan, memperkuat silaturahmi, serta membangun kebersamaan,” ujar Muhammad Sinen.
Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan tersebut juga berpesan kepada seluruh pemain, official, suporter, dan masyarakat yang hadir untuk menjadikan sepak bola sebagai sarana persatuan dan hiburan yang menjunjung tinggi sportivitas. Ia meminta agar tidak ada lagi perkelahian atau keributan yang mencederai nilai-nilai olahraga.
”Mari buktikan bahwa sepak bola mampu menyatukan kita, bukan memecah belah. Selamat kepada tim yang berhasil menjadi juara. Bagi tim yang belum beruntung, tetap semangat dan terus tingkatkan kemampuan. Seluruh tim yang berpartisipasi pada dasarnya adalah pemenang karena telah menunjukkan komitmen menjaga sportivitas,” tambahnya.
Berdasarkan hasil akhir turnamen, Porto FC (Kelurahan Toloa, Kecamatan Tidore Selatan) resmi menyandang gelar Juara I. Posisi Juara II ditempati oleh Rajawali Simau (Galela, Kabupaten Halmahera Utara). Sementara itu, predikat Juara III bersama diraih oleh Perstug FC (Kelurahan Tuguiha) dan FR FC (Kelurahan Folarora).
Untuk penghargaan individu, gelar Pemain Terbaik jatuh kepada Al Khaliq Rauf (Rajawali Simau), Top Scorer diraih oleh Mufdi Iskandar (Porto FC), dan Kiper Terbaik diberikan kepada Fili Ismanto Dano (Perstug Tuguiha). Masing-masing peraih penghargaan individu ini berhak atas bonus sebesar Rp5.000.000.
Sebagai apresiasi kompetisi, Juara III bersama masing-masing membawa pulang piala tetap dan bonus uang tunai sebesar Rp50.000.000. Juara II, Rajawali Simau, mendapatkan piala tetap, medali perak, serta bonus Rp100.000.000. Sedangkan sang kampiun, Porto FC, berhak memboyong piala bergilir, piala tetap, medali emas, dan bonus utama sebesar Rp150.000.000.
Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Halmahera Utara Kasman H. Ahmad beserta istri, Ketua DPRD Kota Tidore Drs. H. Ade Kama, unsur Forkopimda Kota Tidore Kepulauan, Ketua I TP PKK Kota Tidore Ny. Sumiyati Ahmad Laiman, Ketua DWP Kota Tidore Hj. Nuraen Ismail Dukomalamo, anggota DPRD Kota Tidore, serta para pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.(Red)










